KATA PENGANTAR
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah
memberikan kesehatan dan kemudahan kepada kami untuk dapat mengerjakan tugas
mata pelajaran BIOLOGI yang berjudul PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KACANG HIJAU .
Makalah ini dibuat untuk mengetahui dan membedakan pertumbuhan dan
perkembangan padakacang hijau melalui hasil penelitian yang telah dilakukan
melalui tugas ini di
harapkan para siswa dapat memahami tentang pertumbuhan dan berkembangan tanaman
Makalah yang kami buat
ini tentunya masih banyak kekurangan, oleh karena itu kami mengharapkan saran
dan masukan yang bersifat konstruktif demi kesempurnaan makalah ini.
Kudus ,20 Agustus 2015
Penyusun
I
i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR................................................................................ i
DAFTAR ISI................................................................................................ ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang ………………………………………..........................1
B. Landasan Teori..…………………………………………….................2
BAB II
METODE PENELITIAN
A. Alat dan bahan........................................................................................3
B. Waktu dan
Tempat.................................................................................7
C. Cara
kerja...............................................................................................9
D. Tabel dan
Grafik.....................................................................................11
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan……………………………………………..………...........13
ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Penelitian
Ciri sebuah makhluk hidup salah satunya adalah tumbuh dan berkembang. Pertumbuhan dan
perkembangan mempunyai pengertian yang berbeda. Namun, proses pertumbuhan dan
perkembangan berlangsung secara beriringan dan saling berkaitan.
Sinar matahari memang berguna bagi fotosintesis pada tumbuhan. Namun, efek
lain dari sinar matahari ini adalah menekan pertumbuhan sel tumbuhan. Hal ini
menyebabkan tumbuhan yang diterpa cahaya matahari akan lebih pendek daripada tumbuhan
yang tumbuh di tempat gelap. Peristiwa ini disebut dengan Etiolasi. Dampak tanaman akibat etiolasi adalah tanaman tidak dapat
melakukan proses fotosintesis. Padahal proses fotosintesis bertujuan untuk
menghasilkan karbohidrat yang berperan penting dalam pembentukan klorofil.
Karena karbohidrat tidak terbentuk, daun pun tanpa klorofil sehingga daun tidak
berwarna hijau, melainkan kuning pucat.
Kondisi gelap juga memacu produksi hormon auksin. Auksin
adalah hormon tumbuh yang banyak ditemukan di sel-sel meristem, seperti ujung
akar dan ujung batang. Oleh karena itu, tanaman akan lebih
cepat tumbuh. Produksi auksin akan terhambat pada tanaman yang sering terkena
sinar matahari.
Itulah sebabnya, pertumbuhan tanaman etiolasi selalu lebih
cepat, tapi batang tidak tegar karena mengandung banyak air. Akibat tidak ada
sinar matahari maka organ perbanyakan pada tanaman lama-lama mengkerut lalu
mati karena tidak mendapat sumber makanan.
Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh cahaya pada
pertumbuhan itulah dilakukan percobaan, yaitu dengan memberi perlakuan variasi cahaya
matahari yang berbeda pada tanaman kacang hijau
1
B. Landasan
Teori
Pertumbuhan dan perkembangan
Pertumbuhan
adalah proses pertambahan volume yang irreversible (tidak dapat kembali)
karena adanya pembelahan mitosis atau pembesaran sel, dapat juga disebabkan
oleh keduanya. Pertumbuhan dapat diukur dan dinyatakan secara kuantitatif
(dihitung dengan angka). Sedangkan perkembangan adalah terspesialisasinya
sel-sel menjadi struktur dan fungsi tertentu. Perkembangan tidak dapat
dinyatakan dengan ukuran, tetapi dapat dinyatakan dengan perubahan bentuk dan
tingkat kedewasaan.
Pertumbuhan
dan perkembangan pada tumbuhan diawali dengan perkecambahan biji. Kemudian,
kecambah berkembang menjadi tumbuhan kecil sempurna, yang kemudian tumbuh
membesar. Setelah mencapai masa tertentu tumbuhan akan berbunga dan
menghasilkan biji kembali.
Kacang hijau
adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang
dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku
polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam
kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi.
Kacang hijau di Indonesia
menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan kacang tanah.
Bagian
paling bernilai ekonomi adalah bijinya. Biji kacang hijaudirebus hingga lunak
dan dimakan sebagai bubur atau dimakan langsung. Biji matang yangdigerus dan
dijadikan sebagai isi onde-onde,bakpau,atau gandas turi. Kecambahkacang hijau
menjadi sayuran yang umum dimakan di kawasan Asia Timurdan Asia Tenggaradan
dikenal sebagai tauge.Kacang hijau bila direbus cukup lama akan pecah dan pati
yang terkandung dalambijinya akan keluar dan mengental, menjadi semacam bubur.
Tepung bijikacang hijau, disebut di pasaran sebagai tepung hunkue,
digunakandalam pembuatan kue-kuedan cenderung membentuk gel.Tepung ini juga
dapat diolah menjadi mi yang dikenal sebagai soun
2
Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan kecambah antara lain:
- Cahaya
- Air
- Nutrisi
- Suhu
Faktor
Cahaya
Rumusan
Masalah
1. Apakah cahaya mempengaruhi pertumbuhan kajang
hijau?
2. Manakah yang cepat tumbuh atau
lebih cepat tinggi kacang hijau di tempat terang dalam ruangan atau tempat
gelap?
Alat dan Bahan:
•
Tanah
•
Biji
Kacang
Hijau
•
Botol Bekas
•
Air
•
Penggaris dan Alat tulis
Cara
Kerja :
•
Siapkan Alat dan Bahan
•
Rendam biji bijian didalam panci yang
berisi air (pilih
biji yang tenggelam)
•
Masukkan Tanah kedalam botol bekas
kemudian tanamlah 10 biji
kacang hijau kedalam masing* botol.
Berilah
label pada kedua botol tersebut masing masing botol I dan botol II
•
Letakkan botol I ditempat terang dan
botol II ditempat gelap siramlah setiap hari selama 5 hari
Teknik
dan waktu :
•
Kelompok I ditempat terang
•
Kelompok II ditempat gelap
Variabel
•
Variabel Bebas : Intensitas
cahaya
|
Tempat
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
Rata rata
|
|
Gelap
|
Tumbuh akar 2cm
|
9cm
|
14cm
|
18cm
|
21cm
|
12,4
cm
|
|
Cahaya
|
Tumbuh akar 1cm
|
3,5cm
|
5cm
|
6cm
|
9cm
|
4,7
cm
|
•
Variabel Kontrol : Tanah, kualitas biji, air, suhu, kelembaban, kebersiham
•
Variabel Terikat : Pertumbuhan
Tinggi batang kecambah
Cahaya Gelap
Manfaat :
Manfaat dari praktikum ini sebagai sumber informasi
dan referensi bagi orang dan diri pribadi tentang pengaruh cahaya matahari
terhadap laju pertumbuhan tanaman.
Kesimpulan
:
Bahwa pertumbuhan
batang kecambah lebih cepat di dalam ruangan yang gelap dari pada yang terkena
sinar matahari. Kecambah dapat tumbuh di dalam ruangan yang gelap karena
memiliki hormon kaulokalin yaitu pembentukan organ batang.
Faktor
Air
Rumusan Masalah Air
- Apakah air mempengaruhi pertumbuhan kacang
hijau ?
- Bagaimana pengaruh pemberian air pada tumbuhan
secara teratur maupun yang jarang pemberian air pada tumbuhan ?
Alat dan Bahan:
•
Tanah
•
Biji Bijian Kacang Hijau
•
Botol Bekas
•
Air
•
Penggaris dan Alat tulis
Cara
Kerja :
•
Siapkan Alat dan Bahan
•
Rendam biji kacang hijau didalam panci yang
berisi air (pilih
biji yang tenggelam)
•
Masukkan Tanah kedalam botol bekas
kemudian tanamlah 10 biji
kacang hijau kedalam masing* botol.
Berilah
label pada ketiga botol tersebut masing masing botol I dan botol II dan botol
III
•
Letakkan ditempat yang sama dengan botol I penyiramannya 1x
sehari dan botol II penyiramannya 2x sehari dan botol III tidak disiram
•
Jika biji telah tumbuh,ukurlah panjang
batang
•
Lakukan pengukuran selama 5 hari
•
Tulislah hasil pengamatanmu dalam tabel
pengamatan
•
Hitunglah rata rata tinggi kecambah per
hari
•
Buatlah Kesimpulan tentang kecepatan
pertumbuhan pada tempat yang intensitasnya cahaya sama tetapi penyiramannya
berbeda
Teknik
dan Waktu:
•
Kelompok I penyiramannya 1x sehari
•
Kelompok II penyiramannya 2x sehari
•
Kelompok III tidak disiram
Variabel:
•
Variabel Bebas : Air
•
Variabel Kontrol : Tanah, kualitas biji, air, suhu, kelembaban, kebersihan, intensitas cahaya
•
Variabel Terikat : Pertumbuhan
Tinggi kecambah
|
Siram/Tdk Siram
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
Rata rata
|
|
Disiram
1 kali sehari
|
Tumbuh akar 2cm
|
6cm
|
7cm
|
8cm
|
10cm
|
6,2 cm
|
|
Disiram 2 kali sehari
|
Tumbuh akar 2cm
|
6cm
|
8cm
|
10cm
|
11,5cm
|
7,1 cm
|
|
Tdk Disiram
|
tetap
|
tetap
|
tetap
|
tetap
|
Tetap
|
Tetap
|
Foto Faktor
Air :
Kesimpulan
:
Kacang hijau yang disirami 2
kali sehari pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan yang disiram 1 kali sehari
dan yang tidak disirami sama sekali. Ini dikarenakan air dapat membantu proses pertumbuhan batang
kajang hijau.
Hari ke 5 :
2x
Siram 1x
Siram tidak
disirami
Faktor
Nutrisi
Rumusan Masalah Nutrisi :
- Apakah nutrisi mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan pada kacang
hijau?
- Bagaimana perbandingan tumbuhan yang diberi
pupuk dengan yang tidak diberi pupuk?
Alat dan Bahan:
•
Tanah
•
Biji Bijian Kacang Hijau
•
Botol Bekas
•
Air
•
Penggaris dan Alat tulis
•
Pupuk
CARA KERJA:
•
Siapkan Alat dan Bahan
•
Rendam biji kajang hijau didalam panci yang
berisi air (pilih
biji yang tenggelam)
•
Masukkan Tanah kedalam botol bekas
kemudian tanamlah 10 biji
kacang hijau kedalam masing* botol.
Berilah
label pada kedua botol tersebut masing masing botol I dan botol II
•
Letakkan ditempat yang sama dengan botol I dikasih pupuk dan
botol II tidak dikasih pupuk
•
Jika biji telah tumbuh,ukurlah panjang
batang
•
Lakukan pengukuran selama 5 hari
•
Tulislah hasil pengamatanmu dalam tabel
pengamatan
•
Hitunglah rata rata tinggi kecambah per
hari
•
Buatlah Kesimpulan tentang kecepatan
pertumbuhan pada tempat yang intensitasnya cahaya sama penyiramannya sama
tetapi botol I dibei pupuk dan botol II tidak diberi pupuk
Teknik
dan Waktu:
•
Kelompok I diberi pupuk
•
Kelompok II tidak diberi pupuk
Variabel:
•
Variabel Bebas : Pemberian
Pupuk
•
Variabel Kontrol : Tanah, Intensitas cahaya, air, kualitas
biji, suhu, kelembaban, kebersihan dan tempat penanaman
•
Variabel Terikat : Pertumbuhan
tinggi batang kecambah
|
Pupuk/Tdk
Pupuk
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
Rata
rata
|
|
Diberi Pupuk
|
Tumbuh
akar 2cm
|
3cm
|
6,5cm
|
8cm
|
10cm
|
5,5 cm
|
|
Tidak
diberi Pupuk
|
tetap
|
5cm
|
6,5cm
|
7cm
|
8,5cm
|
5,4 cm
|
Diberi
Pupuk Tidak
diberi pupuk
Kesimpulan :
Bahwa pertumbuhan kecambah yang diberi pupuk
pertumbuhannya lebih cepat dari pada yang tidak diberi pupuk sama sekali. Sebab
tumbuhan memerlukan nutrisi sebagai sumber energi dan sintesis berbagai
komponen sel. Karena tumbuhan yang kekurangan nutrisi dapat mengalami
defisiensi. Defisiensi mengakibatkan pertumbuhan tanaman menjadi terhambat dan
jika berkelanjutan akan mengalami kematian.
10
Faktor
Suhu
Rumusan
Masalah Suhu :
1. Apakah
suhu mempengaruhi pertumbuhan kacang hijau?
2. Apakah
suhu tinggi dan rendah mempengaruhi pertumbuhan kacanag hijau?
Alat dan Bahan:
•
Tanah
•
Biji Bijian Kacang Hijau
•
Botol Bekas
•
Air
•
Penggaris dan Alat tulis
Cara Kerja:
•
Siapkan Alat dan Bahan
•
Rendam biji kacang hijau didalam panci yang
berisi air (pilih
biji yang tenggelam)
•
Masukkan Tanah kedalam botol bekas
kemudian tanamlah 10biji kacang hijau kedalam masing* botol. Berilah label pada kedua botol
tersebut masing masing botol I dan botol II
•
Letakkan ditempat yang sama dengan botol I dikasih pupuk dan botol
II tidak dikasih pupuk
•
Jika biji telah tumbuh,ukurlah panjang
batang
•
Lakukan pengukuran selama 5 hari
•
Tulislah hasil pengamatanmu dalam tabel
pengamatan
•
Hitunglah rata rata tinggi kecambah per
hari
•
Buatlah Kesimpulan tentang kecepatan
pertumbuhan pada tempat yang intensitasnya cahaya sama penyiramannya sama
tetapi botol I dibei pupuk dan botol II tidak diberi pupuk
Teknik dan Waktu:
•
Kelompok I didalam Ruangan
•
Kelompok II didalam Kulkas
•
Kelompok III diluar Ruangan
Variabel:
•
Variabel Bebas : Suhu
maksimum, suhu
tengah, suhu minimum
|
Tempat
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
Rata rata
|
|
Kulkas
|
tetap
|
tetap
|
tetap
|
tetap
|
tetap
|
tetap
|
|
Ruang
|
Tumbuh akar 2cm
|
10cm
|
11,5cm
|
15cm
|
18cm
|
10,9 cm
|
|
Luar Ruang
|
Tumbuh akar 2cm
|
4,5cm
|
7cm
|
7,5cm
|
9cm
|
5,6 cm
|
•
Variabel Kontrol : Jenis
tanah, Penyiraman air, suhu, jenis
biji, kelembabab
•
Variabel terika : Pertambahan
tinggi batang
Kesimpulan :
Luar
Ruangan Ruangan Kulkas
12
Kesimpulan :
Dari praktikum yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan
yaitu sebagai berikut :
1. Tumbuhan dalam hal
percobaan kali ini adalah kacang hijau yang tumbuh di daerah gelap tumbuh lebih
optimal dan cepat karena peristiwa etiolasi dan tidak terurainya hormon auksin,
sehingga akan terus memacu pertumbuhan batang kacang hijau. Meskipun tanaman
kacang hijau ini tumbuh lebih tinggi, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang
kurang baik, batang terlihat kurus tidak sehat, warna batang dan daun pucat
serta kekurangan klorofil sehingga daun terlihat pucat.
2. Tanaman
kacang hijau yang diletakkan di tempat terang tumbuh lebih pendek karena hormon
auksin ini akan terurai dan terhambat karena terkena cahaya dan rusak sehingga
laju pertambahan tinggi tanaman tidak terlalu cepat. Meskipun tanaman kacang
hijau ini tumbuh lebih pendek, tetapi dengan kondisi fisik tanaman yang sehat,
subur, batang terlihat gemuk.
13