ASAL USUL DESA SINGOCANDI
Suatu hari di
desa kecil bernama desa Candi, hiduplah masyarakat yang rukun dan damai. Setiap
hari mereka saling menyapa satu sama lain, dan mereka juga bekerja untuk
menghidupi keluarga mereka. Mereka dipimpin oleh seorang kepala desa yang
bijaksana dan adil terhadap warganya. Masyarakat disana sangat menyukai kepala desa mereka.
Suatu hari
tiba-tiba muncul sekumpulan singa terlihat di desa mereka, dan para singa
tersebut membunuh setiap orang yang melintas di depanya. Warga desa mulai panik
dan mencoba untuk menyelamatkan diri mereka. Mereka melaporkan kejadian ini
kepada kepala desa mereka. Seketika kepala desa tersebut mengumpulkan warga
untuk berdiskusi untuk mengatur rencana bagaimana cara agar singa tersebut
dapat pergi dari desa mereka.
Mereka memutuskan
untuk menyerang singa tersebut ketika mereka lengah, dan mereka akan membunuh
singa tersebut satu per satu. Strategi mereka mulai menemui titik terang. Satu
per satu singa-singa tersebut mati, dan hanya tinggal beberapa yang masih hidup.
Ketika masyarakat
desa tersebut mulai beranggapan jika para singa tersebut akan jera dan akan
pergi dari desa mereka, tiba-tiba sekelompok singa yang masih hidup tersebut
menerkam dan membunuh mereka dan kepala desa mereka. Dengan perasaan marah
mereka meminta pertolongan pada orang sakti yang berada di seberang desa
mereka. Dan akhirnya singa tersebut mati satu per satu, tapi ada satu singa
yang belum tau dimana keberadaanya. Sampai dilain waktu mereka melihat
diperbatasan antara desa mereka dengan desa lain ada seekor singa yang duduk di atas bangunan
candi dengan keaadaan terbujur kaku dan meneteskan air mata.
Lalu mereka
memindahkan patung singa tersebut dari atas candi, dan diletakkan berdekatan
dengan patung candi itu. Dan salah
seorang tokoh masyarakat desa candi tersebut mengusulkan untuk mengubah nama
desa mereka menjadi Desa Singocandi. Dan peninggalan prasejarah tersebut masih
dapat kita temui di desa Singocandi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar